60 Tahun Provinsi Riau : “Menghulukan Budaya, Menghilirkan Riau Berintegritas”

0
2290
Gubri Datuk Seri Setia Amanah H Arsyadjuliandi Rachman memberikan sambutan saat Upacara Peringatan HUT ke 60 Provinsi Riau di Halaman Kantor Gubernur

Di usianya yang ke 60, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berbenah keara yang lebih baik lagi. Berbagai program pembangunan telah dilaksanakan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pembanguna Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal terus digesa. Kendati demikian kencangnya laju roda pembangunan ternyata tidak serta merta melupakan budaya dan tradisi melayu sebagai pegangannya.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyebutkan tema tahun ini masih mengenai integritas. Ini dimaksudkan agar masalah integritas sampai ke tingkat bawah di Riau.

“Kenapa integritas karena kita sudah memulai dari tuan rumah Hari Anti Korupsi Interasional (HAKI) dan kita sudah mem¬buktikan komit¬men menegakkan integritas di Riau,” ujar Gubernur Riau.

Dijelaskan Gubri, diam¬bilnya tema integritas ter¬sebut sebagai wujud komit¬men Provinsi Riau dengan telah dibentuknya OPD di Pemprov Riau setingkat eselon III dengan pem¬bentukan UPT integrtas.

Gubri Datuk Seri Setia Amanah H Arsyadjuliandi Rachman beserta Isteri, Wagubri H Wan Thamrin Hasyim beserta Isteri hadiri Upacara Peringatan HUT ke 60 Provinsi Riau di Halaman Kantor Gubernur

“Kita sudah buktikan dengan di OPD ada eselon III untuk masalah integritas. Dan ke depan bagaimana agar integritas sampai ke tingkat paling bawah, tidak hanya ditingkat provinsi dan pejabat eselon saja,” papar Andi Rahman.

Sehingga masalah integritas terus digaungkan di provinsi Riau, di antaranya pada perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2017 lalu juga mengangkat tema soal integritas.

“OSN lalu bagian dari komitmen kita juga dalam mewujudkan integritas di Provinsi Riau, sehingga semuanya harus memiliki integritas,” jelas Andi.

Rangkaian acara HUT Riau yang diperingati pada setiap 9 Agustus itu, menurut Gubernur di antaranya ada kegiatan zikir bersama, kunjungan ke rumah sakit, upacara sebagaimana biasanya dan memberikan penghargaan kepada para tokoh dan penghulu Riau.

“Ada juga peluncuran 911 untuk ambulan, kemudian listrik desa yang bekerjasama dengan PLN, serta ada parade budaya,” sebut Andi.

Gubri H Arsyadjuliandi Rachman hadir dan ikuti Senam Pagi Bersama dan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka HUT Prov. Riau ke-60

Andi berharap, ulang tahun Riau dapat dirasakan masyarakat bawah, karena selama ini acara gaungnya selalu di provinsi. Sedangkan masyarakat di tingkat RT dan RW bahkan menurut Gubernur tidak mengetahui jika 9 Agustus merupakan HUT Riau.

“Hingga tingkat RT harus ikut merayakan, ini bersama dilakukan mulai dari provinsi hingga terbawah. Riau sudah berumur 60 tahun masyarakat harus tahu,” tegas Gubernur.

Pada puncaknya, Hut Provinsi Riau ke-60 di Halaman Kantor Gubernur Riau disuguhi atraksi Pesawat tempur skuadron F16 Lanud Roesmin Nurjadin dan Royal Thai Air Force (RTAF) dari Thailand.

Pesawat F-16 dengan formasi terlihat melintasi langit Riau tepat di atas kantor Gubernur Riau yang membuat peserta upacara dan tamu undangan lainnya mengalihkan pandangannya ke langit.

Hut Provinsi Riau ke-60 di Halaman Kantor Gubernur Riau disuguhi atraksi Pesawat tempur skuadron F16 Lanud Roesmin Nurjadin dan Royal Thai Air Force (RTAF) dari Thailand

Pesawat F-16 gabungan RTAF makin mengundang perhatian, bahkan masyarakat yang melewati jalan Sudirman mengalihkan perhatian ke atraksi ini, karena pesawat terbang begitu rendah dan sangat jelas dilihat. Pertunjukan itu berlangsung kurang lebih 15 menit dan membuat para peserta upacara terkagum kagum.

Upacara Peringatan HUT Riau Ke 60 yang bertindak sebagai inspektur upacara yakni Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Kampar Azis Zainal menjadi komandan upacara.

Hadir dalam upacara peringatan HUT Riau ke 60 seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Riau dan seluruh tokoh masyarakat di Riau.**(Adv.HumasRiau)