BAGASIAPIAPI, SUARAPERSADA.com – Sebagian besar Mahasiswa kurang mampu Rohil benar-benar merasa kecewa karena bantuan Bea Siswa yang disalurkan oleh Pemkab Rohil jauh menyusut dari yang diharapkan.
Sejumlah 4.988 Mahasiswa yang kurang mampu mendaftar mengharapkan bantuan yang disalurkan oleh Pemkab Rohil melalui Bagian Kesra Setda Rohil. Namun, dari sejumlah yang mendaftar tersebut, diperkirakan sebanyak 1.312 Mahasiswa tidak termasuk dalam daftar penerima bantuan.
Mahasiswa yang termasuk dalam daftar penerima bantuan antara lain, Mahasiswa S1 sebanyak 3.214 menerima bantuan sebesar Rp 1.900.000, dan Mahasiswa D3 sejumlah 323 dengan bantuan sebesar Rp 1.500.000.
Bantuan yang diterima oleh Mahasiswa untuk anggaran tahun 2016 ini jauh menyusut dari bantuan tahun tahun sebekumnya, dimana Mahasiswa S1 hanya menerima Rp 1.900.000, sebelumnya sebesar Rp 2.700.00, sedangkan D3 menerima Rp 1.500.000 sedangkan sebelumnya sebesar Rp 1.900.000.
Besarnya dana bantuan yang susut dari tahun tahun sebelumnya, membuat sebagian besar Mahiswa Rohil merasa kecewa, karena semakin tahun kebutuhan semakin meningkat justru bantuan yang disalurkan semakin besar menyusut.
Bupati Rohil H Suyatno pada acara penyerahan bantuan secara simbolis kepada 2 orang perwakilan Mahasiswa, Kamis 15/12 di Gedung Serbaguna dengan tegas menaytakan agar terhadap bantuan tersebut tidak ada potongan.
“Jangan ada saya dengar pemotongan sedikitpun terhadap bantuan untuk Mahasiswa tersebut, jika ada segera laporkan kepada saya,“ ujar Bupati tegas.
Pada kesempatan itu, Bupati H.Suyatno juga menjelaskan melalui APBD Rohil Pemkab telah menyalurkan dana sebesar 6,5 M untuk bantuan Bea Siswa Mahasiswa kurang mampu yang telah diserahkan sejak tanggal 15/12 lalu.
Namun, pada sambutannya Bupati Rohil H.Suyatno tidak menyatakan sama sekali adanya penyusutan yang begitu besar terhadap bantuan Bea Siswa kurang mampu tersebut.**(Hartoyo)




















































