Ops Ramadniya Toba 2016, 45 Orang Korban Lakalantas Tewas

0
357

MEDAN, SUARAPERSADA.comSebanyak 45 nyawa manusia melayang sia-sia akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di Sumut selama lebaran. Lakalantas itu disebabkan berbagai faktor, seperti kondisi jalan raya rusak dan kelalaian atau kesalahan manusia (human error).

“Sejak digelarnya Operasi (Ops) Ramadniya pada 30 Juni hingga Senin (11/07) ini, di Sumut ada 45 korban meninggal dunia akibat laka lantas yang terjadi di seluruh jajaran,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (12/07).

Dikatakan, lakalantas yang terjadi di seluruh jajaran Polda Sumut itu ditangani oleh masing-masing satuan wilayah (satwil/Polres). Lakalantas itu dialami oleh berbagai jenis kendaraan bermotor saat terjadi arus mudik dan balik. Ops Ramadniya Toba 2016 akan berakhir Rabu (13/07) besok.

Dijelaskan, berdasarkan rekapitulasi Ops Ramadniya Toba 2016 hingga Senin (11/07), polisi lalu lintas (polantas) se jajaran telah melakukan penindakan pelanggaran (dakgar) sebanyak 5.884 kasus, tindakan langsung (tilang) 1.852 kasus dan teguran 4.032 kasus.

Lakalantas terjadi di seluruh jajaran 152 kasus, mengakibatkan korban meninggal dunia 45 orang, luka berat 77 orang dan luka ringan 181 orang dengan kerugian materi Rp348.650.000.

Sedangkan kriminalitas selama arus mudik dan balik 206 kasus, terdiri peristiwa kebakaran 4 kasus, pencabulan 10 kasus, penganiayaan berat (anirat) 27 kasus, pencurian biasa 21 kasus, pencurian dengan pemberatan (curat) 20 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas),  9 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) R2 26 kasus, R4 2 kasus, penggelapan 8 kasus, penipuan 4 kasus, pengrusakan barang 2 kasus, KDRT 6 kasus dan lain-lain 26 kasus.

“Untuk kasus pembunuhan selama Ops Ramadniya Toba 2016, terjadi 3 kasus, pemerasan 1 kasus, pengancaman 5 kasus dan narkoba 13 kasus,” terang Nainggolan.

Sementara dalam gelaran Operasi (Ops) Ramadniya Toba 2016 pada Senin 11 Juli 2016, petugas menindak pelanggaran (dakgar) sebanyak 588 kasus terdiri tindakan langsung (tilang) 171 kasus dan teguran 417 kasus.

Lakalantas yang terjadi dalam sehari 21 kasus dengan 8 korban meninggal dunia, luka berat 11 orang dan luka ringan 28 orang dengan total kerugian materi Rp 29.975.000.**Win

Tinggalkan Balasan