PEKANBARU, SUARAPERSADA. com– Puluhan orang tua siswa SD Negeri 91 Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Nelayan tepian Sungai Siak Pekanbaru mengikuti pembekalan pembelajaran sistim online atau daring. Rabu (15/7).
Kepala Sekolah SDN 91, Amir Salim Hasibuan, S. PdI, menyatakan, pelaksanaan pembekalan belajar sistim Online atau daring ini dilaksanakan, sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Karena belajar secara online merupakan tindakan yang terbaik dimasa Pandemi Covid-19, ujarnya.
Dijelaskan Amir Salim, kegiatan pembekalan ini, akan berlangsung selama sepekan dengan melibatkan seluruh orang tua siswa mulai kelas 1 sampai kelas VI yang dilaksanakan secara bergantian. Yakni, mulai, Selasa 14 hingga 18 Juli 2020 mendatang, urainya.
Baca Juga :
“Dalam pembekalan tersebut, operator sekolah akan memberikan pembelajaran bagaimana cara menggunakan aplikasi Zoom meeting pada handpone android mereka, “terang Amir.

Ditanya, respon para orang tua, terkait program tersebut. Menurut Amir Salim, Alhamdulillah, mereka sangat respon dan bersemangat. Karena selain bisa menambah pengetahuan tentang IT, mereka juga bisa memanfaatkan handpone pintarnya untuk hal-hal penting, terutama dimasa Covid-19, terangnya.
“Kami juga optimis, belajar dengan sistim Online ini, sangat objektif, karena nantinya, saat pembelajaran dimulai dengan Zoom vidio meeting, kita bisa tahu siapa saja pesertanya, “ungkapnya.
Ditanya, apakah seluruh orang tua sudah memiliki Handpone android. “Inilah kendala yang dihadapi, sehingga belajar online ini tidak bisa 100 persen secara daring. Karena masih banyak orang tua yang tidak memiliki Handpone android’. Sehingga belajaran secara manual tetap dilaksanakan. Dengan cara, orang tua datang kesekolah untuk menjemput materi pembelajaran, terang Amir Salim.
“Hanya dengan cara inilah yang bisa kami lakukan dimasa pandemi Covid-19. Semoga virus Corona ini cepat berlalu, agar proses belajar dengan tatap muka bisa berlangsung. Karena bagaimanapun juga, hanya belajar tatap mukalah yang terbaik bagi anak-anak Sekolah dasar, pungkas Amir Salim Hasibuan. (jsR)





















































