Beranda Bengkalis Polres Bengkalis Amankan Pelaku Illegal Logging Dan Barang Bukti

Polres Bengkalis Amankan Pelaku Illegal Logging Dan Barang Bukti

137
0

BENGKALIS, SUARAPERSADA.com -Tim Petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Bengkalis berhasil mengendus dua orang diduga pelaku tindak pidana illegal logging serta amankan kayu olahan tampa dilengkapi dokumen sah.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto SH. MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Andrie Setiawan SH. SIK, kepada awak media menjelaskan, penangkapan dugaan pelaku pencurian hasil hutan secara ilegal dilakukan pasca giat Team Opsnal Sat Reskrim Polres Bengkalis Senin (10/2) sekirar pukul 12.30 WIB.

Menurut Andrie Setiawan, lokasi penangkapan tersangka di aliran Sungai Penebak Kampung Jawa,  Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Dua orang laki-laki diduga sebagai pelaku tindak pidana mengangkut kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah diamankan dan dijadikan sebagai tersangka, terang Andrie.

Kasat Reskrim dalam rilisnya, dasar penangkapan dan penetapan sebagai tersangka mengacu kepada UU RI No.2 Tahun 2020 tentang Kepolisian Negara RI. Serta Undang-Undang No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan. Perkap No.6 Tahun 2019 Tentang Penyidikan Tindak Pidana, Surat Perintah Penyidikan Sp.Sidik /37/II/Res 5.6/2020/Reskrim, tgl 10 Febuari 2020.

Selanjutnya Surat Perintah Alih Status No. STP.Alih Status/10/II/Res 5.6/2020/Res, Tanggal 10 Febuari 2020 atas nama Rianto.
Surat Perintah Alih Status No.STP.Alih Status/11/II/Res 5.6/2020/Res, Tanggal 10 Febuari 2020 atas nama Surianto dan Laporan Polisi Model.A Nomor : 32/II/2020/RIAU/RES-BKS, Tanggal 10 Febuari 2020 serta Gelar Perkara 10 Febuari 2020.

Kedua tersangka kasus illog ini ditangkap pada hari Senin (10/2) sekitar pukul 12.30 WIB di lokasi aliran Sungai Penebak Kampung Jawa Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Suprianto (26) pekerjaan buruh, warga Jalan Pelita Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis dijadikan sebagai tersangka.
Beserta Rianto Bin Sahudin (43) pekerjaan Petani, warga Jalan Kampung Jawa, Desa Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Kota Pinang.
Keduanya berperan sebagai selaku perakit dan pelansir kayu olahan sama-sama berstatus tersangka.

Dalam kasus ilegal logging ini, petugas Polres menahan dan menyita barang bukti (bb) satu bilah parang, dua ton kayu olahan berupa beroti dan papan dari kayu jenis meranti.

Lagi dalam rilis Andrie, kronologis penangkapan kedua pelaku kasus ilog tersebut berawal dari informasi masyarakat, bahwa dikawasan hutan Kampung Jawa Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat Bengkalis tersebut sering terjadi pembalakan liar atau mengangkut kayu dari hutan tanpa dilengkapi dokumen sah.

Atas informasi itu, Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Bengkalis beserta anggota melakukan penyelidikan dengan cara langsung terjun ke TKPmengikuti arus Sungai Penebak di Kecamatan Rupat.

Dari hasil penyelidikan, Senin (10/2) pukul 12.30 WIB petugas berhasil mengamankan dua orang yang saat itu sedang membawa kayu yang akan di bawa ke darat. Petugas melakukan interogasi terhadap dua orang laki laki bernama Surianto dan Rianto. Alhasil keduanya mengaku membawa kayu sebanyak dua ton jenis kayu meranti tanpa memiliki dokumen yang sah. Dan mereka bekerja
atas perintah NN (DPO) dengan upah Rp 250.000 per Ton.
Selanjutnya pelaku dan barang bukti  dibawa ke Polres Bengkalis guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu jelas Andrie, berdasarkan hasil lidik, olah TKP, keterangan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti dan hasil Gelar Perkara dan perkara tersebut  ditingkatkan menjadi penyidikan dan menetapkan Surianto dan Rianto ditetapkan sebagai Tersangka.

Para pelaku Ilegal Logging ini dijerat dengan Pasal 83 Ayat (1) huruf a Jo Pasal 98 Ayat (1) Undang-Undang No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan. ** (Tambunan)

Tinggalkan Balasan