PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Sedikitnya 500 pedagang yang berjualan di Plaza atau Pasar Kodim Pekanbaru memrotes kebijakan PT Peputra Maha Jaya (PMJ) selaku pihak pengelola karena seenaknya menaikan tarif service charge dan sewa kios.
Pasalnya, pedagang yang menempati gedung A, B dan C tersebut menuding PT PMJ hanya bisa menaikkan service charge tanpa memperbaikan fasilitas yang ada di gedung perbelanjaan itu.
“Pasar sejak enam bulan terakhir sepi pengunjung. Mestinya pihak pengolola melakukan terobosan untuk menggaet pengunjung. Jika sudah ramai, silahkan lah PT PMJ menaikkan service charge maupun sewa kios,” kata D Siregar, Ketua Pedagang Pasar Kodim kepada wartawan di sela-sela aksi demonstrasi di ruang D, lantai III, Kamis (15/1).
Sementara itu, Wakil Ketua Pedagang Pasar Kodim Rusmadi Usman alias Pak Uwo menambahkan, para pedagang mengeluhkan kenaikan tarif service charge dan sewa kios yang mencapai hingga 70 persen.
“Pasar ini sepi dan boleh dikatakan sudah crowded. Tetapi PT PMJ tetap menaikkan service charge secara sepihak,” tukasnya.
Beberapa kali para pedagang melakukan perundingan dengan pihak pengelola. Tetapi perundingan itu tidak hadiri pemilik PT PMJ, Mariana, pengusaha wanita keturunan Tionghoa. “Perundingan selalu tanpa ada penyelesaian karena direktur yang hadir bukan lah orang yang bisa memutuskan. Kata mereka yang bisa memutuskan tentang peninjauan ulang tarif service charge hanya owner, Ibu Mariana,’’ tuturnya.
Dalam dua hari ke depan, lanjut Pak Uwo, jika tidak ada juga penyelesaian, para pedagang akan melakukan aksi demonstrasi ke kantor DPRD, Walikota Pekanbaru dan kantor PT PMJ.***



















































