Ciptakan Pilkada Berkualitas : Kapolda Riau Bersama Anggota Bawaslu RI Lepas Tim Patroli Money Politic

0
402
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin Dan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, S Ag

ROHUL, SUARAPERSADA. com– Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, M.Si Bersama Kapolda Riau Irjend Agung Setya Imam Effendi, S.I.K, M.Si secara resmi melepas 50 armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu.,Kamis (3/12/2020).

Acara pelepasan Tim Patroli Money Politic dan penandatanganan deklarasi Tolak Money politik yang dipusatkan di Taman kota Pasir Pengaraian, tetsebut dihadiri Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Komisioner KPU Nugroho Noto Susanto, Ketua Bawaslu Rohul Fajrul Islami Damsir dan Anggota, Kapolres Rohul AKBP Lukman Nurhidayat. Ketua KPU Rohul Elfendri, Wakil ketua DPRD Rohul Andrizal serta sejumlah pejabat teras dilingkungan pemkab Rohul. Juga disaksikan oleh pimpinan organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan mahasiswa se Rohul.

Anggota Bawaslu RI, Muhamad Afifuddin dalam sambutannya mengatakan, Patroli money Politik ini merupakan upaya Bawaslu untuk memastikan kualitas pelaksanaan Pilkada serentak. “Bawaslu dan KPU tidak ada urusan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Tapi kami punya urusan bagaimana memastikan kualitas proses pelaksanaan pilkada itu berlangsung. Bawaslu punya tugas bagaimana memastikan pengawasan dan pencegahan maksimal dilakukan” tegasnya

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi, dalam sambutanya mengatakan, tahapan pelaksanaan Pilkada di Rokan Hulu telah berjalan dengan baik. Tidak ada akses negatif selama pelaksanaan pilkada ini.
“Tentu ini harus tetap dijaga dan saya berterima kasih terhadap komitmen yang dibangun untuk tidak melakukan money politik. kepada Kapolres dan jajaranya selain tetap netral juga mengajak kepada ASN agar netral dalam pelaksanaan Pilkada ini. Sehingga apa yang dideklarasikan Polres Rohul dan Paslon hari ini harus di aktualisasikan dilapangan. Praktek Money Politik menjadi kekhawatiran semua orang termasuk Paslon,” jelas orang nomor satu di Polda Riau ini.

Sementara Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, S Ag menjelaskan, Bawaslu se Riau juga telah menggelar Patroli yang dimulai H-7 sebelum pencoblosan di delapan Kabuoaten/ Kota sebelumnya. Pada tanggal 2 Desember kemaren secara serentak juga telah melakukan pelepasan Tim Patroli di Mapolres masing- masing, terangnya.

Pelepasan Tim Patroli Money Politik Dan Penandatanganan Deklarasi

Ketua Bawaslu Riau ini juga menyampaikan terimakasih kepada Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Efendi yang telah memberikan support dan fasilitas dalam terlaksananya patroli pengawasan anti money politik ditengah situasi pandemi covid-19 ini.

“ini sejarah pertama kali di Riau, jajaran Pengawas pemilu dan kepolisian bersama-sama sampai ke Desa secara massif melakukan Patroli money politik. Mudah-mudahan dengan sinergitas ini diharapkan kegiatan money politik ini bisa kita cegah ” kata Rusidi Rusdan.

Dia menambahkan, pelaksanaan patroli Anti Money politik ini melibatkan organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta elemen masyarakat lainnya. Sasaran patroli ini kegiatan pembagian uang atau materi lainnya. Kemudian juga akan dilakukan pemeriksaan kendaraan pribadi, angkutan orang/umum, maupun angkutan barang/jasa, secara selektif yang diduga membawa barang ataupun uang yang akan digunakan untuk money politic, paparnya.

Disamping melakukan Patroli, Bawaslu juga akan membuka Posko Pengaduan Anti Money Politic. Posko didirikan oleh Pengawas Kecamatan bekerjasama dengan Pengawas Desa/Kelurahan dan Pengawas TPS. Lokasi-lokasi Posko akan didirikan di sekitar TPS maupun lokasi-lokasi strategis lainnya,” terang Rusidi.(jsR/rls)

Tinggalkan Balasan