Bila Terbukti Merampok, Brigadir Darwin Sinurat akan Ditindak Tegas

0
359

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara, akan menindak tegas Brigadir Darwin Sinurat terkait dugaan keterlibatan dalam kasus perampokan terhadap Rahmat Hidayat (25) di Simpang Melati, Jumat (22/5) sekitar pukul 03.00 WIB.

Hal itu ditegaskan Kapoldasu, Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH MSi kepada wartawan di Mapolresta Medan.

“Saya belum menerima laporan terkait hal itu. Tapi, bila terbukti yang bersangkutan melakukan tindak pidana, saya akan berikan tindakan tegas,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan terkait keterlibatan Darwin dalam penggunaan dan peredaran Narkoba, Kapolda mengaku, saat ini hal itu masih dalam penyelidikan pihaknya.

Ia menegaskan, prosedur hukum yang berlaku telah mengatur mengenai sanksi kode etik dan disiplin di Polri. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan sanksi pemecatan diberikan bila Darwin terbukti melakukan tindak pidana tersebut.

Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Poldasu AKBP Zulfikar mengakui, Brigadir Darwin Sinurat merupakan personil di Yanma Poldasu. “Darwin baru dipindahkan dari tugas sebelumnya di Polsek Sunggal,” cetusnya kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (26/5).

Diketahui, Darwin Sinurat ditangkap warga saat akan merampok sepedamotor Yamaha Mio Rahmat Hidayat (25) warga Jalan Setia Budi, Medan, Jumat (22/5) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar dan meringkus pelaku beserta kedua temannya.

Meskipun mengalami sejumlah luka akibat dihajar massa, pelaku berhasil diamankan petugas Polsek Sunggal yang mendapat laporan dan turun ke lokasi.

Melihat kondisi pelaku cukup parah, petugas memboyong mereka ke RS Bina Kasih Medan untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang diperoleh, Brigadir Darwin Sinurat yang sebelumnya bertugas di Polsek Sunggal diduga merupakan pengguna Narkoba.

Hal itu diketahui berdasarkan keterangan rekan Darwin di Mapolsek Sunggal. Hingga saat ini,  Brigadir Darwin Sinurat masih belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan intensif di RS Bina Kasih Medan.**Win

Tinggalkan Balasan