PEKANBARU, SUARAPERSADA.com– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu yang diikuti, Tokoh Agama, Penyandang Disabilitas dan Organisasi Masyarakat, bertempat di The Bono Hotel Pekanbaru, Selasa (6/9/2022).
Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat Dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Riau, Niel Antariksa, A. MD, .,SH.,MH yang membuka secara resmi acara sosialisasi mengatakan, bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah Sosialisasi dan transfer pengetahuan dari Bawaslu Riau kepada masyarakat dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.
“Ada urgensi pengawasan partisipatif yaitu, tanggung jawab pemilu yang jujur, adil dan bermartabat”, terang Niel.
Lagi kata Niel, pengawasan efektif sejatinya merupakan pengawasan masyarakat, sebab Bawaslu memiliki keterbatasan dari sisi personil maupun sumber daya pendukung lainnya. Untuk itu Bawaslu Riau membuka ruang pengawasan yang selebar-lebarnya bagi masyarakat termasuk, tokoh agama Tokoh Agama, Penyandang Disabilitas dan Organisasi Masyarakat, untuk ikut mengawasi pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024, ujarnya.
Lagi kata Niel Antariksa, giat hari ini juga merupakan bentuk komitmen Bawaslu Riau dalam upaya mendorong semua pihak untuk berkontribusi secara aktif dalam menciptakan pemilu serentak 2024 yang ramah terhadap semua pihak, ungkap Niel Antariksa.
Karena dengan partisipasi aktif dan peran serta Tokoh Agama, Penyandang Disabilitas dan Organisasi Masyarakat, diharapkan dapat membantu tugas-tugas pengawasan Bawaslu demi mewujudkan Pemilu yang jujur, adil (Jurdil),” pungkasnya.
Sebelumnya, anggota Bawaslu Riau, Hasan, M Si serta Amiruddin Sijaya
juga telah menyampaikan bahwa acara sosialisasi ini merupakan satu dari 11 tahapan pelaksanaan Pemilu 2024.
Dalam acara tersebut juga berlangsung sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Tampil sebagai narasumber antara lain dari Internal Bawaslu Riau, KPU Riau dan Kesbangpol provinsi Riau. (jsR).


















































