DUMAI, SUARAPERSADA.com – Sampai saat ini aktivitas bongkar muat kerikil kecil (blancing) di dermaga milik perseorangan di daerah sekitar Mundam berjalan lancer. Konon menurut informasi aktivitas bongkar muat barang umum di Pelabuhan Bungkuk milik warga Dumai tersebut sudah berlangsung sejak satu tahun lalu
Dari pengamatan suarapersada.com, Jum’at (09/08/2019) membuktikan bahwa di dermaga Pelabuhan milik perseorangan ini telah sandar kapal Tongkang ukuran bersar pengangkut barang berupa batu blancing.
Informasi diterima crew media ini, batu blancing berupa batu kerikil kecil tersebut sengaja diorder dari daerah luar Riau guna kebutuhan pembangunan jalan tol Perawang – Dumai. Dan untuk mempermudah pengisian blancing dari kapal Tongkang ke mobil dam truk, pihak pengusaha atau pengelola pelabuhan sengaja menyediakan alat berat berupa beko.
Sementara, pihak KSOP Kls I Dumai saat dikonfirmasi terkait aktivitas labuh, sandar kapal besar dan bongkar muat barang umum di dermaga Pelabuhan Pulau Pungguk, mengatakan resmi dan punya izin.
“Saya sudah koordinasi dan konfirmasi sama pak Kabid Lala, katanya pelabuhan itu telah punya izin,” ujar Kepala KSOP Kls I Dumai belalui Kabid Gamat, Abdi Ginting, Jum at (09/08/2019).
Namun saat disinggung mengenai izin apa saja yang dimiliki oleh pihak pengelola Pelabuhan tersebut, Abdi Ginting tidak menjawab dan meminta waktu untuk bertemu.
“Jadi agar pemberian informasinya terarah, sebaiknya diajukan waktu ketemuannya ke staf saya. Setelah itu, kami akan mengundang semua pihak yang bersangkutan,” ujar Abdi Ginting mengakhiri perbincangannya lewat WhatApp. Terkait keberadaan dan kegiatan di pelabuhan tersebut, crew media ini akan mengejar dan meminta keterangan dari pihak pihak terkait. Dalam hal ini termasuk Kabid Lala dan pihak pemilik perusahaan pelabuhan.**(Mulak Sinaga)
















































