Muliadi : PT Putra Hari Mandiri Adalah Pemenang Tender

0
2832

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Pasca pemasangan garis police line di lokasi pengerukan tanah timbun oleh petugas Polres Dumai, Jumat (01/7), rombongan Tengku Rubiah dari bagian asset Pertamina maupun dari petinggi Security Pertamina, tampak turun kelokasi sengketa.

Selain itu, beberapa rombongan personil Kodim Dumai yang bertugas di wilayah Pelintung Kecamatan Medang Kampai, juga tampak hadir di lokasi pengerukan tanah timbun melihat situasi.

Demikian dari pihak kontraktor PT Putra Hari Mandiri (PHM), Muliadi, juga tampak hadir menyaksikan suasana pemasangan garis police line yang dilakukan petugas dari Polres Dumai itu.

Pantauan suaarapersaada.com, Muliadi hanya tampak diam dilokasi seakan mengamati situasi yang ada pasca pemasangan police line.

Ketika media ini mencoba meminta tanggapannya, soal penyegelan dengan garis police line oleh aparat, Muliadi tidak banyak komentar. Dia (Muliadi-red) menyebut bahwa pihaknya adalah pemenang tender pengerukan tanah timbun.

“Sesuai kontrak, kita diarahkan mengambil tanah asset Pertamina yang sudah di survey Pertamina. Jadi kita hanya menjalankan perintah Pertamina,” ungkap Muliadi menjawab media ini sembari menyebut kalau dirinya hanyalah pelaksana pekerjaan, sedangkan penanggungjawab disebutnya adalah Pertamina.

Sementara itu, informasi yang dihimpun suarapersada.com di lokasi pengerukan tanah timbun dimaksud, bahwa tanah timbun yang akan diangkut oleh sejumlah damtruk, katanya akan dilansir ke areal Kilang Pertamina Dumai.

Sedangkan jumlah tanah timbun yang harus digali dan diangkut oleh truk PT PHM ke areal Kilang Pertamina, jumlahnya disebut sebanyak 110 kubik dengan masa kontrak selama 75 hari kerja.**(Tambunan)

Tinggalkan Balasan