Terkait Bencana Air Terjun Dua Warna Sibolangit, Aliansi Kabar DW Minta Poldasu Periksa Pengelola

0
366

MEDAN, SUARAPERSADA.comBencana air bah yang terjadi di kawasan wisata air terjun Dua Warna, pada Minggu (15/05) lalu, mendapat sorotan berbagai pihak. Salah satunya dari Aliansi Kabar DW yang menilai di lokasi wisata itu terdapat retribusi ilegal dan penebangan pohon hutan secara ilegal.

Koordinator aksi, Bayu Subronto mengatakan pengelola semestinya paling bertanggung jawab atas peristiwa yang sampai menimbulkan korban jiwa itu. Para pengelola, kata dia, diduga merupakan oknum-oknum yang melakukan pengrusakan alam untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Pengelola adalah oknum yang harus dimintai pertanggungjawabannya pasca bencana, karena mereka melakukan kutipan secara ilegal tanpa diikuti perbaikan lokasi wisata,” kata Bayu Subronto kepada suarapersada.com  , di tengah aksi unjuk rasa yang digelar di Bundaran Jalan Gatot Subroto, Medan Kamis (19/05).

Atas kasus ini, pengunjuk rasa meminta kepada Polda Sumatera Utara untuk segera memeriksan dan menahan pengelola air terjun Dua Warna. Selain itu, Pemprov Sumut juga didesak untuk mencopot Kadis Kehutanan Sumut dan Kepala BBKSDA yang gagal mengawasi gundulnya hutan di sekitar kawasan Air Terjun Dua Warna.

“Tangkap Noel dan Herman Naibaho selaku oknum pengelola yang menetapkan adanya retibusi ilegal di dua warna. Gubernur juga harus copot kadis kehutanan dan kepala BBKSDA yang lalai dalam menjalankan tugas,” kata Bayu.**Win

Tinggalkan Balasan