Truk Bermuatan Ganja dari Aceh Ditangkap Polresta Medan

0
436

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Personil Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan menangkap sebuah Truk  Mitsubishi Colt Diesel bermuatan 2 ton lebih ganja kering yang dibawa dari Aceh di areal Medan Sunggal sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (18/01)dini hari.

Selain itu, petugas kepolisian juga mengamankan dua orang tersangka yang membawa narkoba tersebut, yakni sopir berinisial J dan kernet truk berinisial M.

Menurut seorang perwira Polresta Medan, dari pemeriksaan sementara ganja dibawa dari  Aceh. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini  karena masih dalam pemeriksaan termasuk pengembangan jaringan pemasok dan penampung barang haram tersebut.

Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander saat dikonfirmasi wartawan di Mapolresta Medan, enggan menyebutkan berapa berat ganja hasil tangkapan ganja tersebut. “Maaf ya kepada rekan-rekan wartawan. Kami masih melakukan penghitungan terhadap ganja itu. Senin (19/01) akan kita paparka.

Pantauan di Mapolresta Medan, sejumlah personel Sat Reserse Narkoba menurunkan ganja dari dalam truk dan langsung ditimbang menggunakan timbangan besi, Ganja yang ditimbang itu telah dikemas dalam bungkusan plastik yang dimasukkan ke dalam goni.

Diperkirakan satu goni tersebut berisi lebih kurang 40 Kilogram  ganja kering yang siap untuk dipasarkan bahkan, dalam menimbang ganja hasil sitaan petugas Polresta Medan, juga melibatkan belasan orang anggota Pramuka Penegak Saka Bhayangkara Polresta Medan.

Adik-adik Pramuka Penegak yang masih pelajar SLTA itu, sibuk mengangkat ganja dan ditimbang di halaman Sat Reserse Narkoba Polresta Medan. Salah seorang Pramuka Penegak, menyebutkan merasa heran banyaknya ganja hasil sitaan kepolisian dan mencapai ribuan kilogram.

“Saya biasanya melihat ganja sitaan itu hanya mencapai seberat ratusan kilogram,” ujarnya.

Penghitungan ganja tersebut berlangsung sangat ketat dan puluhan personel Polresta Medan melakukan pengamanan. Sejumlah wartawan yang akan melakukan peliputan dicegah masuk ke dalam areal. “Minta tolong ya mas, kami lagi sedang bekerja dan nanti dulu,” ucap salah seorang petugas kepolisian.(win)

Tinggalkan Balasan