PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Puluhan wartawan dari berbagai media, yang tergabung dari berbagai organisasi (wadah) Pers, Senin (7/12) mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Jalan Sudirman Pekanbaru. Kedatangan awak media tersebut, mendesak dan menuntut Polda Riau, mengusut tuntas kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan polisi terhadap wartawan, saat meliput kerusuhan kongres HMI di Pekanbaru, Sabtu (5/12) lalu.
Koordinator aksi, Riyan Anggoro, dalam orasinya, mendesak Kapolda Riau, Doly Bambang Hermawan, untuk bertindak tegas terhadap anggotanya yang bertindak arogan dengan menganiaya seorang wartawan yang melakukan tugas Jurnalistik, saat meliput kerusuhan massa kongres HMI di depan Gedung Gelanggang Remaja, Sabtu lalu.
” Kami minta Kapolda Riau, mengusut tuntas kasus ini setuntas tuntasnya, dan kami akan mengawal proses hukum atas kasus ini,” tegasnya.
Setelah berorasi sekitar 20 menit, Kapolda Riau, Brigjen Pol. Doly Bambang Hermawan didamping Wakapolda Riau, Kombes Pol Joko Hartantol dan Kabag. Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, menyambangi para kuli tinta. Dalam kesempatan tersebut Kapolda Riau menyambut baik aspirasi yang disampaikan para awak media. Kapolda Riau, Doly Bambang Hermawan mencoba memediasi atas peristiwa pemukulan yang dilakukan anak buahnya.
Dalam mediasi, secara pribadi Kapolda Riau minta maaf atas insiden ini. Atas tindakan oknum Polisi yang bertindak arogan, Kapolda Riau minta maaf atas tindakan anggotanya. “Saya minta maaf atas tindakan anak buah saya,” sebut Doly Bambang Hermawan.
Kapolda juga berjanji, akan memproses perbuatan anggotanya. ” Saat ini yang bersangkutan sedang di proses pihak Propam, Kita. akan tindak tegas bagi anggota yang bersalah,” tegasnya.
Setelah mendengar pernyataan Kapolda Riau, puluhan wartawan membubarkan diri untuk melakukan rutinitas mencari berita.
Informasi yang dirangkum media ini, peristiwa pemukulan kepada Zuhdi, wartawan salah satu media on line oleh puluhan polisi shabara Polresta Pekanbaru, lantaran polisi keberatan direkam dengan kamera wartawan yang sedang melakukan tugas Jurnalistik.**(jsn)





















































