Semarak HLN ke-81, YBM PLN Hadirkan Terang dan Harapan bagi Keluarga Prasejahtera di Duri

0
2

DURI, SUARAPERSADA.com – Menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) diwakili PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Duri menyerahkan bantuan penyambungan listrik gratis kepada keluarga prasejahtera di Jalan Lintas Duri-Dumai, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (23/10/2026).

Bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak dan sedekah sukarela pegawai PLN mencakup biaya penyambungan listrik baru, instalasi listrik rumah, hingga penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Dilaksanakannya bantuan penyambung listrik kepada keluarga prasejahtera oleh YBM PLN adalah sebagai wujud kepedulian PLN dalam memperluas akses listrik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

Bagi keluarga Imam Syafii, kehadiran listrik mandiri menjadi kebahagiaan tersendiri setelah selama ini harus mengandalkan sambungan listrik dari rumah tetangga.

Keterbatasan ekonomi membuat keluarganya belum mampu membiayai pemasangan sambungan listrik sendiri. Kini, melalui bantuan YBM PLN, keluarganya dapat menikmati akses listrik secara mandiri untuk mendukung kebutuhan sehari-hari.

“Dulu kami menyambung listrik dari tetangga karena belum mampu membayar biaya pasang baru listrik. Penerangan di rumah hanya seadanya. Namun, sekarang listrik sudah dapat kami nikmati sepanjang hari. Terima kasih kepada seluruh insan PLN. Semoga selalu diberikan kelancaran, keberkahan, dan keberhasilan dalam bekerja,” ungkap Imam Syafi’i,salah seseorang penerima bantuan sambungan listrik gratis.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Dumai, Achmad Meidiansyah menyampaikan, program bantuan penyambungan listrik gratis ini ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki akses listrik memadai.

Kehadiran listrik diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat, mulai dari memenuhi kebutuhan penerangan, mendukung kegiatan belajar anak-anak, hingga menunjang aktivitas usaha rumah tangga.

“Bantuan tersebut meliputi biaya penyambungan listrik baru, pembuatan instalasi listrik rumah, hingga penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Dengan cakupan bantuan tersebut, penerima manfaat tidak hanya memperoleh akses listrik, tetapi juga dukungan untuk memastikan instalasi listrik rumah memenuhi persyaratan keselamatan yang berlaku,” kata Achmad.

Dalam kesempatan itu juga, Manager ULP Duri, Andri Van Anugrah, membenarkan bahwa program tersebut didanai dari zakat, infak dan sedekah yang dihimpun secara sukarela dari para pegawai PT PLN (Persero) melalui YBM PLN. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi insan PLN untuk menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

“Momentum HLN ke-81 menjadi pengingat bahwa listrik tidak hanya berperan sebagai penunjang aktivitas sehari-hari tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Melalui program bantuan ini, PLN berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat menikmati akses listrik secara mandiri, aman dan berkelanjutan,” ujar Andri.

Editor : Tambunan

Tinggalkan Balasan