SIAK, SUARAPERSADA.com-SP (31), wanita pekerja di sebuah kedai kopi di Pangkalan Kerinci dirampok sepeda motornya lalu diperkosa secara bergantian oleh pelaku, yang diperkirakan 4 sampai 5 orang.
Informasi yang dihimpun Suara Persada dari pihak Polsek Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, peristiwa tragis itu berawal saat korban baru saja pulang bekerja menuju rumahnya di Kampung Kumbara Utama SP 4 RT 11, Kecamatan Kerinci Kanan, Siak, Senin dinihari (17/8), sekira pukul 01.00 WIB.
Biasanya, perempuan beranak dua ini pulang kerja dijemput sang suami. Tapi saat kejadian, suami korban sedang berada di Jakarta. Korban nekat pulang kerja di tengah malam buta dengan mengendarai sepeda motornya, Suzuki Satria FU.
Malangnya saat dalam perjalanan pulang itu, korban ternyata dikuntit oleh pengemudi Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi (nopol) BM 1237 QS.
Pas di Jalan Poros, Kampung Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kanan, Siak, sepeda motor yang dikendarai korban langsung dihadang. Dua pelaku turun dari mobil Toyota Avanza warna hitam BM 1237 QS itu langsung merampas kunci kontak sepeda motor yang dibawa ASP.
Dua orang lagi langsung menyekap mulut korban dan menyeretnya ke dalam mobil.Di dalam mobil Toyota Avanza, korban melihat seorang pelaku yang tadinya merampas kunci kontak Suzuki Satria FU membawa pergi sepeda motornya itu.
Korban sendiri di bawah ancaman para pelaku diperkosa secara bergantian. Pemerkosaan tersebut dialami ASP sejak di Kampung Buana Bakti SP 2, Kecamatan Kerinci Kanan, Siak. Setelah memperkosa, korban lalu diturunkan Kilometer (KM) 86 Desa Basrah, Kabupaten Kuantan Singingi dengan pakaian seadanya, hanya memakai celana dalam dan bra.
Sebanyak 3 telepon seluler milik korban dan tas berisi KTP dan SIM digondol para pelaku, di samping sehingga asal Batu Raja, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini mengalami kerugian material senilai Rp16 juta.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo yang dihubungi wartawan elalui telepon selulernya, membenarkan adanya kasus perampokan disertai pemerkosaan tersebut.
Kasus tersebut kini dalam penyelidikan pihak Polres Siak dan pelakunya saat ini sedang dikejar.***






















































