Hasil Karya Siswa Bisa Dipasarkan, 21 SMK Di Riau Terapkan BLUD

0
118

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Dr.Kamsol melalui Kepala Bidang (Kabid) SMK Disdik Riau, Arden Simeru mengatakan, saat ini sebanyak 21 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Provinsi Riau sudah menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), terang nya, Kamis (31/8/2023).

Menurut Arden, penerapan BLUD bukan untuk mencari keuntungan materi, tapi untuk meningkatkan layanan pendidikan dan kelulusan siswa SMK di Riau. Karena selama ini sekolah sudah banyak menghasilkan produksi hasil praktek siswa namun tidak dapat dipasarkan. ‘Padahal potensinya cukup banyak dan layak dipasarkan,” ujar nya.

Makanya  kita bentuk BLUD, agar hasil praktek siswa ini dapat dipasarkan. Dan pembentukan BLUD ini tertuang dalam peraturan gubernur (Pergub) tentang BLUD di SMK, nanti akan ada Pergub nya, ucap Arden.

Menurut Arden, SMK yang memiliki bidang keahlian sudah mampu menciptakan atau membuat masing-masing layanan untuk dipasarkan.  Misalnya bidang mesin produksi para siswa sudah bisa membuat sparepart. Begitu juga yang kuliner, mereka sudah bisa membuat berbagai jenis makanan dan minuman sesuai standar dan tekstil juga bisa membuat batik. Nah  dengan adanya BLUD ini akan bisa dipasarkan, kata Kabid SMK Disdik Riau ini.

Dengan adanya BLUD akan bisa membantu sekolah memajukan sarana pendidikan. Karena selama ini seluruh kebutuhan sekolah ditanggulangi APBD. Nantinya, ketergantungan kepada APBD akan berkurang, ulasnya.

Hanya saja  berkembangan BLUD ini tergantung kreativitas sekolah dalam melihat potensi layanan yang bisa dikelola. Dan BLUD ini orientasinya bukan menjadi pendapatan daerah, namun lebih peningkatan layanan pendidikan dan peningkatan kelulusan siswa, tutupnya.***

Tinggalkan Balasan