PELALAWAN, SUARAPERSADA.com-Malang kian nasib Tengku Dewi Sartika (22). Dihipnotis dua pria yang baru dikenalnya, harta benda warga Sei Kijang yang dipakainya pun akhirnya melayang, diboyong pelaku.
Dewi lalu membuat laporan di Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan, Sabtu (20/6). Dalam laporan polisi (LP) itu, Dewi mengaku peristiwa naas itu berawal Kamis (18/6) di Mandiri Pasar Swalayan Pangkalan Kerinci.
Waktu itu dia dihampiri 2 pria yang menawarkan batu cincin. Peristiwa itu berlanjut ke Masjid Raya Pangkalan Kerinci. Salah satu pelaku hipnotis menyebut Tengku Dewi sedang digunaguna seseorang.
Pelaku menyatakan temannya itu mampu mengobati guna guna itu. Untuk itu, pelaku menyuruh korban membeli jeruk nipis. Syarat kedua, Tengku Dewi tak boleh memakai perhiasan atau benda benda berharga lainnya.
Korban yang dibawah pengaruh hipnotis lalu menitipkan dompet, 2 cincin emas, dua henpon yang jika dihitung mencapai Rp4 juta lebih. Tengku Dewi pun pergi mencari jeruk nipis tadi.
Ketika korban kembali lagi ke Masjid Raya, kedua pelaku sudah tak ada. Baru lah perempuan yang bekerja di perusahaan swasta ini menyadari dirinya telah menjadi korban perampasan menggunakan hipnotis. Woalahhh…





















































