PEKANBARU, SUARAPERSADA.com- Para Kepala Sekolah Tingkat SMP di wilayah Kecamatan Rumbai kota
Pekanbaru melaksanakan Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bertempat di ruang Akreditasi SMP Negeri 6 Pekanbaru, yang dihadiri seluruh Kepala sekolah SMP Negeri se- Kecamatan Rumbai Pekanbaru. Antara lain, Kasek SMP Negeri 15, 27, 29, 30, 49 serta SMPN 6 Pekanbaru dan masing-masing sekolah melibatkan dua orang guru, Selasa (20/6/2023)
Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Pekanbaru,
Fitra Yulia Rozi yang dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan pelatihan ini mengatakan, pelatihan ini digelar bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih serta pemantapan kepada para guru dan kepala sekolah tentang kurikulum merdeka.
Fitria Yulia Rozi yang akrab disapa Rozi ini mengatakan, Kurikulum Merdeka berbeda dengan kurikullum sebelumnya. Pembelajaran ini berbasis project, makanya kita laksanakan pelatihan dengan menghadirkan narasumber dari SMPN 8 dan SMPN 40, terang nya.
Lagi kata Rozi, dalam kurikulum Merdeka, guru dituntut mengetahui kondisi anak, baik pengetauan awal materi ajar siswa seperti apa hingga cara belajar apa yang diinginkan siswa seperti apa. Karena tiap orang punya cara yang beda-beda. Jadi ini lebih ke interaktif, bukan siswa hanya sekedar menerima, tetapi lebih beraktivitas. Siswa akan mengeluarkan apa yang dia tahu yang kemudian akan bersama-sama diperkuat. Kalau keliru diluruskan kalau masih dangkal diperdalamkan lagi, urainya.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Pekanbaru menunjuk SMPN 6 sebagai tempat pelaksanaan pelatihan IKM dan kegiatan serupa juga dilaksanakan di setiap kecamatan se- kota Pekanbaru, tutupnya.
Untuk diketahui, ada tiga aktivitas guru di IKM, yakni, melakukan pemetaan potensi awal peserta didik, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan, dan guru harus melakukan pembelajaran multimodel guna menyesuaikan kebutuhan peserta didik.
Kurikulum Merdeka, guru bukan hanya meningkatkan pemahaman tentang pengetahuan, tetapi lebih ke penguatan karakter. Karena di IKM, penguatan di literasi, dan melatih anak untuk tidak menunggu, tapi mulai mencari mencari dan mengeksplorasi, lalu mengelaborasikan ilmu-ilmu sesuai tahapan pengetahuan.***(jsR)























































