Absen Satu Hari Dana Setifikasi Hangus, Puluhan Guru Kecam Kebijakan Pemko

0
357

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Kebijakan Pemko Pekanbaru memotong dana sertifikasi guru  medapat kecamanan dari berbagai pihak. Bahkan ratusan guru yang terkena imbasi pemotongan tersebut merasa dikebiri dan menganggap hal ini tidak manusiawi.

Kepada media ini, Selasa (16/6) salah seorang guru di salah satu Sekolah  Dasar (SD) di Pekanbaru yang enggan disebut jati dirinya di Kantor Disdik Pekanbaru. Mengaku tidak menerima sepeserpun  dana sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2015. Karena pihak Disdik Pekanbaru menghanguskan semua haknya, hanya karena tidak hadir satu hari.

Lagi menurut sumber, pihaknya tidak bisa menerima kebijakan  tersebut. Karena selama ini para guru tidak pernah diberitahu akan adanya kebijakan demikian. Artinya, tidak pernah disosialisasikan kepada guru.

Diuraikannya, pada bulan Januari lalu dia izin (bukan alfa) satu hari, begitu juga bulan Pebruari dan Maret semua melalui izin dari kepala sekolah. “Tetapi pihak Disdik tetap menghaguskan dana sertifikasi saya,” urainya.

Dia juga menuding, kebijakan ini akan menimbulkan kecemburuan sosial. Pasalnya, ada juga guru yang absen, tapi menerima dana sertifikasi secara utuh.  “Ada apa antara guru dan kasek”, cetusnya.

Ketua Persatuan  Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau,  DR.Syahril, yang dikonfirmasi  terkait nasib para guru  ini, mengaku  sangat menyayangkan kebijakan  tersebut. “Kalau memang ada ketentuan baru, jauh hari pihak Disdik harus sosialisasikan kepada seluruh guru. Sehingga para guru tidak merasa di rugikan,” terangnya.

“Kebijakan demikian  tidaklah relevan  dan adil, hanya karena absen satu hari hilang hak satu bulan. Perlu di pahami, untuk mendapatkan predikat guru sertifikaksi tidaklah mudah. Mereka dituntut harus memiliki berbagai kompetensi. Jadi jangan segampang itu menghilangkan hak.mereka,” kata DR.Syaril.

Ditegaskannya, pihaknya akan memperjuangkan  hak para guru tersebut. “Dan saat ini tengah dilakukan  koordinasi dengan PGRI kota Pekanbaru,” sebutnya.**jsn

Tinggalkan Balasan