BPTD IV Riau-Kepri Bersama Ditlantas Polda Riau Gelar Sosialisasi PNKJ 2021

0
87

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com
Bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda dan Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2021, Balai Pengelola Transortasi Darat Wilayah IV (BPTD IV) Riau-Kepri  bekerjasama dengan Ditlantas Polda Riau Gelar Sosialisasi Keselamatan Lalulintas Jalan di Aula MAN 2 Pekanbaru, Rabu, (10/11/2011).

Kegiatan sosialisasi yang ditaja BPTD IV Riau-Kepri ini dibuka oleh Kasi TSDP PK-Riskan, Kompol ReniDewita Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau0
yang dihadiri para guru dan siswa MAN 2  Pekanbaru.

Dalam paparannya, Kompol Reni Dewita menjelaskan, akhir-akhir ini,  banyak sekali ditemukan para orang tua yang bangga anak-anaknya menggunakan kendaraan bermotor, meski belum waktunya memiliki SIM, atau nasih di bawah usia 17 tahun.

“Mereka tidak menyadari, jika sesungguhnya para orangtua itu telah mencelakai anaknya sendiri. Inilah awal sebuah permasalahan di tengah masyarakat,” kata Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau ini.

Reni menuturkan, dalam kegiatan rutin jajarannya yang seringkali mengunjung sekolah-sekolah, banyak ditemukan para siswa yang menggunakan kendaraan bermotor meski belum diperbolehkan oleh perundang-undangan.
“Alasan mereka umumnya tak ada yang bisa mengantar jemput ke sekolah, dan atas seizin orang tua mereka diberikan kepercayaan membawa kendaraan bermotor,” kata Reni.

Ditambahkan Reni, konsekwensinya para siswa tersebut tidak memiliki SIM dan tidak membawa surat-surat kendaraan lainnya.
“Perlu disadari semua orang tua bahwa kecelakaan yang terjadi diawali oleh pelanggaran, ini yang harus kita waspadai,” sebutnya.

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi ini ditaja oleh BPTD IV Riau-Kepri dalam rangka Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2021.
Dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kualitas berkendaraan.

“Untuk mencapai tujuan ini, perlu dilaksanakan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.Sehingga kesadaran akan pentingnya sebagai faktor keselamatan dalam berkendaraan menjadi budaya masyarakat kita,” tutupnya.(rls/jsR)

Tinggalkan Balasan