MEDAN, SUARAPERSADA.com – Kawanan perampok bersenjata api (Senpi) dan bersenjata tajam (Sajam) seperti, samurai dan kelewang menyantroni CV Indako Trading Co di Jalan SM Raja, Simpang Limun, Medan, Sabtu (2/5) dini hari.
Dalam aksinya, perampok mengikat dan menutup mulut security yang berjaga dan berhasil menggasak uang Rp100 juta lebih di dalam brankas.
Informasi yang diperoleh, perampokan tersebut diperkirakan terjadi,
sekira pukul 04.00 Wib. Saat itu perampok yang berjumlah lebih dari empat orang itu datang ke CV Indako menggunakan mobil Kijang Inova warna hitam.
Sebelum masuk ke gedung CV Indako, kawanan perampok terlebih dahulu menyekap security dengan cara mengikat kaki tangan dan menutup mulut sekuriti, Sihar Sitorus (49), warga Menteng 7 Medan Denai yang saat itu berada di pos sekuriti. Setelah diikat, Sihar diposisikan tiarap di dalam pos security.
Security lainnya, Heri (40), warga Karang, yang saat itu juga berjaga ditodong kelewang untuk tutup mulut saat keluar dari toilet.
Setelah itu, kawanan perampok memasuki gedung CV Indako melalui pintu bengkel samping gedung dan langsung masuk ke ruangan kasir, selanjutnya membongkar brangkas dan berhasil membawa kabur uang tunai sejumlah Rp100 juta.
“Perampok itu masuk lewat pintu samping bengkel dari gedung sebelah kiri dengan cara mencongkel pintunnya,” sebut salah satu sekuriti CV Indaco Trading Co, R. Situmorang kepada wartawan suarapersada.com.Sabtu siang.
Waka Polsekta Medan Kota, AKP T Niari Sinaga, membenarkan adanya peristiwa tersebut, namun dia belum bisa memastikan berapa kerugian yang dialami CV Indako Trading Co tersebut.
“Saya belum dapat memastikan berapa kerugian yang dialami perusahaan itu. Namun Panit dan anggota kita masih lakukan penyidikan di lokasi. Saat ini kita masih memeriksa manager CV Indako Trading Co dan dua security, tapi kalau lebih jelasnya tanya Panit saja,” sebutnya.**Win





















































