4 Tewas Terpanggang dalam Musibah Kebakaran 3 Toko di Pekanbaru

0
344

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Empat orang korban kebakaran ditemukan tewas terpanggang di bawah sisa sisa kebakaran yang melanda 3 toko semi permanen di Jalan Hang Tuah Kelurahan Sumahilang, Pekanbaru, Selasa (21/4) malam.

Keempat korban meninggal itu yakni Uce (24), Siti Fatimah (35), Nova Julianti (13) dan Aidil Putra Tanjung (20).

Informasi yang diperoleh Suara Persada.com di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran, menyebutkan sumber api berasal dari tempat pengisian bensin eceran di pinggir jalan Hang Tuah Pekanbaru.

“Waktu itu, pemilik ruko kelontong dan di depannya menjual bensin eceran sedang mengisi minyak sepeda motor Honda Beat. Tiba tiba terdengar letusan dan korban api yang begitu cepat,” kata Rudi, salah seorang saksi mata.

Uce yang pertama kali ditemukan jasadnya di puing puing kebakaran toko kelontong. Diduga korban berlari ke dalam toko setelah kobaran api mulai menyambar bangunan toko yang dindingnya terbuat dari papan.

Sementara korban Siti Fatimah dan Nova merupakan ibu dan anak yang diduga saat kejadian berada di dalam salah satu bangunan yang terbakar. Menurut warga sekitar kejadian, di belakang toko yang terbakar tersebut sengaja disekat dan dijadikan kamar kos.

Sedang korban Aidil Putra Tanjung, merupakan warga ber-KTP Air Tiris, Kampar diduga adalah pembeli bensin eceran. Sebelum kebakaran maut itu terjadi, Nof abang Uce sedang menuangkan bensin ke dalam motor Honda Beat milik korban Aidil. Menurut saksi mata, Nof yang mengalami luka bakar yang serius segera dilarikan ke RSUD Pekanbaru.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Pekanbaru Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Dhana AS yang ditemui di TKP kebakaran menyatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran dengan mengorek informasi yang banyak dari para saksi dan berdasarkan olah TKP.

“Hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran lantaran ada orang yang memantik api pada ceceran minyak bensin yang baru saja usai diisi. Keterangan saksi mata, karyawan toko baru selesai mengisi bensin, tapi ada ceceran tumpah di lantai. Diduga ada yang memantik api,” ungkap Kepala Polsek Pekanbaru Kota itu.***

Tinggalkan Balasan