Ribuan TA Di Kilang Pertamina RU II Dumai Terkesan Abaikan Penerapan Protokol Kesehatan

0
1342
Kondisi Pekerja Turn Around Di PT Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai

DUMAI, SUARAPERSADA.com – PT Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai hingga hari saat ini diperkirakan memakai pekerja Turn Around (TA) diperkirakan mencapai sembilan ribu tenaga kerja. Sesuai dengan ketentuan bahwa TA di Kilang Pertamina RU II Dumai tersebut wajib diterapkan setiap 5 tahun sekali dengan masa kerja selama 30 hari, karenanya Kilang Pertamina RU II Dumai akan menyerap tenaga kerja ribuan orang.

Diterapkannya pekerjaan TA Kilang Pertamina RU II Dumai sekali dalam 5 tahun menurut pihak Pertamina RU II Dumai guna perawatan atau pembaharuan performa operasional kilang agar operasional kilang kembali optimal seperti sediakala.

Terkait pekerjaan TA di dalam Kilang Pertamina RU II Dumai diperoleh issu, kalau tenaga kerja lewat vendor masing-masing juga ribuan orang didatangkan dari luar Kota Dumai. Diantaranya dari Pulau Jawa dan dari daerah lainnya maupun tenaga kerja asing dari luar negeri.

Upaya media ini untuk memperoleh data resmi jumlah TA di Kilang Pertamina RU II Dumai per hari ini, dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Selasa (3/11) namun belum membuahkan hasil.

Dengan melihat jumlah skala besar pekerja TA di Kilang Pertamina RU II Dumai diperkirakan 9 ribu orang, maka dipastikan tidak terhindarkan terjadi penumpukan dan keramaian para pekerja baik pekerja saat di luar kilang maupun setelah di dalam kilang.

Karenanya, terjadinya penumpukan dan keramaian ribuan pekerja TA Kilang Pertamina RU II Dumai telah mengundang sorotan dan pertanyaan publik di Kota Dumai “bagaimana pemberlakukan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi covid 19 ini”.

Disisi lain tidak dapat dipungkiri bahwa Kilang Pertamina RU II Dumai merupakan sumber besar kebutuhan energi nasional bahkan sumber Devisa negara akan tetapi tidak bisa mengabaikan masa pandemi covid 19 yang belum berakhir mengakibatkan dampak kerugian besar khususnya dialami kalangan warga masyarakat kecil.

Terjadinya jumlah skala besar pekerja TA di Kilang Pertamina RU Dumai yang sebahagian didatangkan dari daerah pulau jawa dan daerah lainnya maupun perkerja asing dari luar negeri tentunya dikawatirkan dapat membuka ruang terjadinya penyebaran covid 19 di Kota Dumai.

Menyikapi soal penerapan protokol kesehatan terhadap pekerja TA ribuan orang di dalam Kilang Pertamina RU II Dumai tersebut, suarapersada.com mencoba konfirmasi singkat juru bicara tim gugus tugas covid 19 Kota Dumai, dr Saiful.

Namun hingga berita ini dilansir, dr Saiful tidak memberikan jawaban atas konfirmasi singkat yang dilayangkan media ini lewat nomor WhatsAppnya. ** (Tambunan)

Tinggalkan Balasan