Pemkab Rohil Siapkan Dana Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

0
229
Tengah Kadiskominfotik Rohil Hermanto, S.Sos. beserta Tim Gugus Penanggulang Penyebaran Covid-19 Rokan Hilir

ROHIl, SUARAPERSADA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memastikan telah menyiapkan  anggaran untuk membantu  masyarakat yang ekonominya terdampak pendemi Covid-19. Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kominfotiks Kabupaten Rokan Hilir, Hermanto, S.Sos di Media Center Gugus Tugas Tanggap Covid-19, Mes Datuk Batu Hampar, Kamis 3 April 2020.

Menurut Hermanto, dana yang disiapkan bersumber dari pemangkasan anggaran (rasionalisasi) beberapa kegiatan Pemerintah, seperti belanja aparatur dan kegiatan bimbingan teknik (Bintek) dan sosialisasi yang bersifat menghimpun orang banyak pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terang Hermanto.

Dijelaskan Hermanto, berdasarkan data yang dimiliki Pemkab Rohil, warga yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berjumlah lebih kurang 16.000 Kepala Keluarga (KK). Namun disebabkan banyaknya masyarakat yang tidak dapat memperoleh penghasilan, maka. bagi warga yang terdampak akibat penyebaran Covid-19 ini akan melebihi dari angka diatas, paparnya.

Adapun dana yang dihimpun berasal darj pemangkasan anggaran dan penundaan kegiatan Pemkab Rohil. Dana tersebut selain akan digunakan untuk mengadakan alat-alat kesehatan, Alat Pelindung Diri (APD) serta barang logistik lain yang diperlukan dalam mencegah terjangkitnya penularan Covid-19 serta pengadaan paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak dari penyebaran Corona Virus, ujarnya.

Sedangkan kriteria keluarga yang akan mendapatkan bantuan, lewat pendataan akan dilakukan oleh masing-masing Lurah ataupun Kepenghuluan dengan memberdayakan Ketua RT. Sebab, masing-masing Ketua RT lebih mengetahui kondisi perekonomian warganya.

“Semakin cepat Kelurahan atau Kepenghuluan dalam melaksanakan penjaringan warganya yang patut dan layak untuk menerima bantuan, maka semakin cepat pula bantuan untuk masyarakatnya disalurkan,” katanya.

Sedangkan mekanisme pendistribusiannya kata Hermanto, akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) ke-Kelurahan atau ke- Kepenghuluan yang ada dimasing-masing kecamatan.

Kepala Dinas Kominfotik mengatakan, sesuai himbauan Bupati Roka Hilir, H Suyatno, AMp diminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin dan mendukung himbauan Pemerintah, agar tidak membuat kegiatan keramaian  dan berkumpul, bsrperilaku hidup sehat guna memutus mata rantai penyebaran Coronsvirus (Covid-19), sebutnya.

Lagi kata Hermanto, dengan mewabahnya Virus Covid-19 saat ini, diperlukan satu gerakan “Diam di Rumah”. Karena tindakan diam di rumah atau mengkarantina diri, shdah merupakan langkah untuk melindungi keluarga agar tidak terinfeksi  Covid-19, ujarnya.

Menurutnya, tindakan yang paling mudah dan efektif melawan pandemi Covid-19, antara lain adalah jangan panik serta berkeliaran keluar rumah, namun tetap waspada.

Sering-sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Jika batuk maupun bersin secara beretika tidak memegang muka, hidung, mulut dan mata serta tetap menjaga jarak (social distancing) aman minimal 1 meter.

“Jaga jarak, tak usah pelak-peluk, cipika-cipiki, salam-salaman, tos-tosan. Pakai cara sapaan yang lebih aman, lambaikan tangan dari jauh kalau sama temen atau tempel tangan kanan ke dada kiri sambil menganggukkan kepala kalau sama yang lebih tua,” imbuhnya lagi.

Hal lain yang perlu dihindari diantaranya adalah nonton konser, pertunjukan teater, pertandingan bola, konser dangdut, atau acara apapun itu seperti pergi ke museum, pameran, bioskop, klub malam, karaokean atau tempat ngumpul-ngumpul yang banyak orang.

Kemudian tidak usah ikutan arisan, kondangan, pesta ulang tahun, kegiatan ibadah serta hindari berpergian yang menggunakan bus, travel, kapal feri, kereta api maupun kendaraan umum lainnya,” 

“Dengan ikut serta dalam gerakan ini, berarti anda menutup kemungkinan penularan, minimal ke diri anda sendiri dan orang yang anda kasihi. Anda juga membantu menjaga agar virus tidak menyebar ke mana-mana, terutama kepada orang berisiko tinggi yang bisa kena gejala parah dari Coronavirus, pesannya.

Dia menambahkan, jika anda masih sayang kepada diri sendiri, pacar, suami, istri, anak, bapak, ibu dan lainnya lalukan hal ini dan bagikan kepada teman dan keluarga Anda.

Masyarakat juga diminta untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, melalui pengawasan dan pemantauan bersama terhadap masyarakat di lingkungan sekitar, yang mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, sesak nafas dan ada riwayat baru bepergian dari luar negeri. 

“Jika ada temuan gejala di atas. segera melaporkan kepada petugas kesehatan surveilans di Puskesmas terdekat dan upayakan menghindari tempat-tempat keramaian serta bepergian bila tidak terlalu penting,” ujarnya. (rls/man)

Tinggalkan Balasan