PANGKALANKERINCI. SUARAPERSADA.com – Warga Masyarakat Pangkalan Kerinci dihebohkan dengan penemuan dua bom molotov pada hari Senin (2/3/2020) malam. Selain bom molotov juga ditemukan, tiga buah celurit, satu tombak dan satu buah parang.
Sejumlah barang-barang yang diduga bakal dijadikan untuk kejahatan itu ditemukan di atas jembatan penyeberangan orang (JPO), tepatnya di depan Ramayana Pangkalan Kerinci. Penemuan barang itu diunggah oleh akun facebook Alfin Rent Car beberapa jam yang lalu. Ini benar-benar sangat meresahkan warga Pangkalan Kerinci. Mohon ditindaklanjuti. Soalnya saya pun korban penganiayaan 7 orang tidak dikenal, tulis Alfin Rent Car di akun face booknya.
Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Novaldi yang dikonfirmasi suarapersada. com lewat Aplikasi WhatsAapnya mengatakan, berdasarkan hasil monitoring terkait adanya penemuan sajam dan bom molotop oleh Sdr.Darmendra Manik yang di postingnya di medsos, ujarnya.
AKP Novaldi menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada Senin, 02 Maret 2020 sekira Pukul 11.30 WIB, ketika Sdr.Darmendra Manik melintasi Jembatan penyeberangan Ramayana Jl. Lintas timur Pangkalan Kerinci dan melihat tumpukan botol dan senjata tajam. Melihat hal tersebut, dia memanggil teman-temannya yang lain untuk melihat tumpukan benda tersebut.
Alhasil setah diperiksa bersama teman-teman ternyata tumpukan tersebut berupa Celurit 2 buah, Bom molotof 2 buah jenis botol Bir bersumbu, Sajam jenis parang 1 buah dan Kayu panjang yang diruncingi jenis tombak 2 buah.
Setelah mengamankan sajam dan bom molotop tersebut Sdr.Darmendra Manik bersama teman-temannya menyerahkan temuan tersebut kepada sat Intelkam Polres Pelalawan dan selanjutnya dibawa ke Polres Pelalawan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut, tutup Kapolsek, (DIR***)






















































