Kembalikan Formulir Balon Bupati ke PDI-P, Jhony Charles Optimis Maju di Rohil

0
535
Kiri, Jhony Charles, BBA, MBA mengembalikan formulir pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati 2020 diterima Ketua Panja PDI-P, Maston

ROHIL, SUARAPERSADA.com – Jhony Charles, BBA.MBA kembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) ke Sekretariat DPC PDI-Perjuangan Rokan Hilir di Bagansiapiapi, Jalan Kecamatan, Kamis 19 September 2019.

Beberapa nama dari bakal calon lainnya pun diketahui telah melakukan pengembalian formulir pendaftaran, begitu juga dengan bakal calon Wakil Bupati lainnya yaitu, Jhony Charles, BBA. MBA.

Tokoh muda lulusan universitas luar negeri Michigan University Amerika Serikat (AS) ini siap mengikuti mekanisme PDI-P selanjutnya, setelah berkas pendaftaran dirinya telah diterima oleh Ketua Penjaringan (Panja) Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Rohil, Maston.

Dalam pengembalian formulir pendaftaran Balon Bupati tersebut Jhony Carles turut didampingi Ketua DPD Partai Nasdem Rokan Hilir, Basiran Nur Efendi, Yusuf Sianipar, Dody Saputra SH, Saiman serta kader partai dan para pendukung Jhony Charles.

Disela pendaftaran, Jhony Charles menyampaikan, Kabupaten Rokan Hilir memiliki luas dan wilayah yang sangat besar, kaya akan minyak dan sumber daya alam lainnya.

Untuk meningkatkan Pendapatan Belanja Asli Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hilir tersebut, kedepan dirinya siap menggandeng perusahaan yang ada serta menggali sumber uang denganmembangun pabrik minyak makan.

Jhony berjanji akan membenahi sistem birokrasi memperhatikan gaji para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Rohil yang menurutnya kerap terlambat, kemudian pembangunan di sektor pendidikan agar mutu pendidikan dapat lebih baik.

Demikian halnya dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menurutnya perlu dilakukan perbaikan. Menurutnya APBD yang kedepan harus lebih gemuk dari yang sekarang, menurutnya semakin tahun semakin kurus.

“Tadi saya jabarkan visi misi saya, salah satunya adalah pembangunan pabrik minyak makan, tujuannya agar APBD kita bertambah,” ujarnya.

Tranparansi anggaran menurut Charles sangatlah perlu dilakukan, kemudian disampaikan kepada para Lurah, Camat, sampai ke tingkat RT sehingga para RT mudah untuk mengakses ketuk palu anggaran bersama anggota Legislatif di kantor Camat setempat, mereka tidak lagi bersusah payah mencari informasi ke Ibukota Kabupaten.

“Jadi intinya kita pengen pemerintahan itu dikawal bersama-sama dengan masyarakat. Itulah kata kuncinya. Tranparansi,” pungkasnya.

Menurutnya percuma kita merubah Rohil jika tidak ada tranparansi anggaran dari pemerintah. Jika diberikan amanah oleh masyarakat untuk memimpin Rohil lima tahun kedepan, dirinya berjanji tidak mau ada kesan sembunyi-sembunyi.

“Tidak boleh, wajib transparan. Jika kedepan kita pingin Rohil ini dilirik sebagai daerah yang lebih maju dari 12 kabupaten/kota di Riau, kata transparan adalah kata kunci,” katanya, seraya mengatakan agar permasalahan di Rohil dapat terdeteksi.**(man)

Tinggalkan Balasan