Pemkab Rokan Hilir Menganalisis Dampak dan Upaya Penanggulangan Banjir

0
857
Bupati Rokan Hilir H Suyatno meninjau secara langsung warga masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Pekaitan

ROHIL, SUARAPERSADA.com – Pemkab Rokan Hilir tampaknya serius dalam menanggulangi bencana banjir yang merendam pemukiman warga di beberapa kecamatan di wilayah itu, Jumat 2 November 2018.

Beberapa kepenghuluan dan kecamatan yang terendam banjir di antaranya adalah Kecamatan Bangko, Kecamatan Pekaitan, Kecamatan Bangko Pusako, Kecamatan Batu Hampar dan lainnya.

Banjir yang melanda beberapa wilayah di kepenghuluan dan kecamatan disebabkan intensitas dan curah hujan yang relatif tinggi yang terjadi sejak bulan September 2018 sampai dengan bulan Februari 2019.

Selain intensitas hujan yang tinggi, tingginya permukaan air laut (pasang keliling) yang menghambat turunnya air dari daratan kelaut turut mempengaruhi.

Tersumbatnya pada muara saluran pembuangan pada daerah kawasan pesisir Sungai Rokan, diguga akibat endapan lumpur yang ditinggalkan air pasang.

Tingginya debit air Sungai Rokan yang terakumulasi oleh kondisi banjir dari beberapa daerah yang terdapat disepanjang bantaran Sungai Rokan, mulai dari Rokan Hulu sampai ke Sinaboi Kebupaten Rokan Hilir. Tersumbatnya saluran pembuangan (drainase) dikerenakan  kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.

Kondisi ini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang diakibatkan dengan kondisi banjir berdampak kurangnya tangkapan para nelayan, dikarenakan besarnya debit air dari daratan  mempengaruhi kondisi air laut, sehingga ikan lebih cendrung mencari kemurnian air laut (asin).

Terjadinya gagal panen pertanian terhadap komoditi tertentu. Rentan terjangkit demam berdarah, penyakit kulit dan diare dan terhambatnya kelancaran  transportasi dan Infrastrukturi jalan menjadi rusak.

Dalam upaya penanggulangan banjir dan meminimalisir, Pemerintah Daerah (Pemda) Rokan Hilir membuka posko pengungsian terhadap warga masyarakat yang terdampak bencana  banjir di empat Kepenghuluan dan Kecamatan.

Data terhimpun di Kecamatan Pekaitan pada Jumat 2 November 2018, Kepenghuluan Rokan Baru 1.793 jiwa, Kepenghuluan Rokan Baru Pesisir 564 jiwa, Kepenghuluan Karya Mulya Sari 1.258 jiwa dan di Kepenghuluan Teluk Bano sebanyak 437 jiwa.

Pemerintah Daerah (Pemda) Rokan Hilir saat ini juga membuka Posko Pelayanan (Posyan) dan melakukan penyuluhan kesehatan terhadap kerentanan penyakit yang disebabkan banjir. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) juga memberikan bantuan terhadap warga masyarakat yang terdampak banjir.

Sedangkan bantuan yang telah disalurkan oleh Pemerintah Rokan Hilir terhadap para korban banjir diantaranya 6 ton beras, 1000 papan telur ayam, 1000 kotak mie instan, 5 unit PAH air bersih berkapasitas 1000 liter, kelambu, makanan siap saji serta kebutuhan lainnya yang dianggap perlu.**(rls hms/wis)

Tinggalkan Balasan