BAGANSIAPIAPI, SUARAPERSADA.com – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno Amp memimpin rapat Koordinasi (rakoor) pencegahaan narkoba dan pencegahaan karhutla serta pencegahaan Indonesia bebas narkoba,malam kamis (11/2) di aula kantor Bupati Rohil,lantai IV, Bagansiapiapi.
Dalam rakoor tersebut juga dihadiri, Ketu DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Kapolres Rohil AKBP Subiantoro SH R,SIk, Dandin Dumai, Kajari Rohil, Plt Sekdakab Rohil Drs.H Surya Arfan MSi,i, SKPD, Satker, camat Serohil, Penghulu, serta Tokoh masyarakat.
Dalam sambutnya Bupati Rohil Suyatno Amp mengatakan, beberapa waktu lalu saya menghadiri acara bapak Peresiden Republik Indonesia (RI), Mentri, gebernur, Bupati dan wali kota, membahas tentang narkoba. Dalam satu 1 tahun hampir 18 ribu jiwa masyarakat indonesia yang mengunakan Narkoba, data ini dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Di Lembaga Pemasyarakatan ( LP ) itu rata-rata penghuni LP tersebut 60 sampai 70 persen penguna narkoba.Untuk itu saya minta kepada Mejelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Rokan Hilir, agar dapat memberikan khutbah di masjid, pada saat sholat jumat. Kita sangat mengharapkan kepada MUI dapat menyampaikan,khubat singkatnya kepada masyrakat tentang penguna narkoba. Kita harapkan 2015 ini daerah Kabupaten Rokan Hilir bebas narkoba,” ucap Suyatno.
Terkait karhutla, di Riau yang marak karhutla itu kabupaten Bengkalis, tidak tutup kemungkinan karhutla itu akan pasti terjadi di negeri bumi kabupaten Rokan Hilir (Rohil). “Seadanya Rohil bebas Karhutla, saya berniat akan Nazar kepada 100 anak yatim,” imbuhnya.
Di Rohil pasti terjadi kebakaran lahan,itu tidak tutup kemungkinan. Kalau terjadi daerah bapak-bapak kebakaran, saya mintalah yang memiliki perusuhaan mari kita lakukan gotong royong bersama, dalam arti kata mari sama-sama kita padamkan api tersebut.
“Adapun daerah yang rawan terjadinya kebakaran hutan itu, pasti daerah yang sama seperti Momuggo, sungai Daun, Labuhan Papan, Pujud, Simpang Kanan, Kubu. Untuk itu kepada masyarakat kalau ada terjadi indikasi kebakaran, secepatnya memberikan informasi kepada pihak, camat, kepolisian atau datuk Penghulu,” Kata Suyatno. (jarmain)























































