Kapolda Sumut Lantik Waka Polda Baru

0
455

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Kapolda Sumut Irjen Pol. Eko Hadi Sutedjo melantik Waka Poldasu yang baru Brigjen Pol. Ilham Salahudin menggantikan Brigjen Pol. Basaruddin di Aula Kamtibmas. Pergantian ini diharapkan dapat lebih memperkuat kinerja Poldasu ke depannya, (06/02).

“Pergantian pejabat di Poldasu merupakan bagian proses manajerial organisasi Polri yang dinamis, sekaligus penyegaran dalam rangka meningkatkan pelaksanaan tugas serta pengembangan karir,” katanya.

Waka Poldasu yang baru Brigjen Pol. Ilham Salahudin sebelumnya menjabat Wakakor Brimob Polri, sedangkan Brigjen Pol. Basarudin kini menjabat sebagai Karo Watpers SSDM Polri.

Kapolda mengatakan, tantangan tugas di awal tahun 2015 salah satunya adalah dinamika suksesi pimpinan Polri. Hal itu akan memengaruhi suasana internal pejabat Polri tak terkecuali di Poldasu.

“Saya berharap besar peran Waka Polda dalam mengupayakan dan menjamin solidaritas kesatuan tetap terjaga dan terpelihara dengan baik. Sehingga kinerja Poldasu dapat terus meningkat tanpa terpengaruh dengan permasalahan proses suksesi kepemimpinan Polri,” katanya.

Secara eksternal, Poldasu masih dihadapkan pada berbagai kasus menonjol seperti curat, curas, curanmor, aksi premanisme, narkoba dan sengketa lahan. Terkait itu, peran dan terobosan Waka Polda sangat dibutuhkan guna mengendalikan pelaksanaan tugas staf di seluruh satker maupun jajaran supaya dapat berjalan sinergis dan optimal,” kata Kapolda.

Waka Poldasu Brigjen Pol. Ilham Salahudin, putra Palembang kelahiran Bandung 27 Juni 1962 lulus AKABRI 1986, memulai tugas di Pamapta Polres Riau Timur, Polda Riau. Setahun kemudian menjabat Kapolsek Tanah Putih Polres Bengkalis Riau.

Setelah itu, tugas dan jabatannya lebih banyak di Sat Brimob, yang dimulai sebagai Wadan Ki 5135 Sat Brimob Polda Riau pada 1989, Kaur Ops Sat Brimobda Riau (1990), Wadansat Brimobda Sulut (1997), Dansat Brimobda Sulut (1999-2000), Dansat Brimobda Maluku (2002), Kasat Brimob Polda Kaltim (2006), Kasat Brimob Polda Jatim (2007), dan terakhir Wakakorbrimob Polri (2014).

Jenderal yang menguasai empat bahasa daerah, Palembang, Jawa, Melayu dan Minang serta Inggris aktif itu, pernah juga dinas di Aceh, sebagai Karo Ops Polda Aceh (2010-2011). Sedangkan tanda jasa yang diraih, SL Dwija Sistha, SL Gom VII dan SL kesetian 8 tahun.(Win)

Tinggalkan Balasan