PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Kepolisian Daerah Riau, masih terus mendalami kasus operasi tangkap tangan (OTT) Pungutan Liar (Pungli) di kantor Dinas Pekerja Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
Berkas perkaranya saat ini masih di tangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Demikian disampaikan Kapolda Riau, melalui Kabag.Humas Polda Riau, Kombes.Pol. Guntur Aryo Tejo, Selasa (13/6) di Pekanbaru.
Dikatakan Guntur, berkas Perkara telah dilimpahkan Ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Riau, namun dikembalikan atau P19 untuk dilengkapi lagi.
“Berkas perkara masih belum lengkap. Saat sedang dilakukan pendalaman untuk melengkapi kekurangan sesuai permintaan Jaksa, terang Guntur.
“Pendalaman penyelidikan yang dilakukan penyidik Dirkrimsus Polda Riau, telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, dan 2 orang saksi sebelumnya, termasuk Kepala Dinas PUPR Pekanbaru dan kembali dilakukan penambahan saksi, yakni Kabag.Umum,” terangnya.
Dikatakan Guntur, sebelumnya, kasus dugaan Pungli ini sudah memasuki tahap I yang dilimpahkan Polda Riau ke Kejati Riau. Setelah diteliti, berkas tersebut masih ada kekurangan P19, dikembalikan lagi ke pinyidik Polda Riau untuk segera dilengkapi lagi.
Pada berita sebelumnya, Senin (10/4/2017) lalu, Tim Saber Pungli Ditreskrimsus Polda Riau melakukan OTT di Kantor Dinas PU Kota Pekanbaru, dari 5 orang yang diamankan, setelah menjalani pemeriksaan, penyidik menetapkan 3 orang sebagai tersangka yang bekerja sebagai tenaga Honor di PUPR Pekanbaru, yakni SAK (22), M (34) dan MH (22).
Ditanya, terkait status Kepalq Dinas PUPR dalam kasus yang mencoreng nama baik Pemko Pekanbaru. Menurutnya, Kadis PUPR Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun, hingga saat ini masih berstatus Saksi, begitu juga dengan Kabid UJK, Tuswan. Beserta barang bukti yang disita petugas Saber Pungli, dan uang tunai sebesar Rp 10.400.000 dan 1 unit PC Komputer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Zukifli Harun yang dikonfirmasi untuk klarifikasi, baik ke kantornya dan melalui pesawat silulernya, Rabu (14/6) tidak membuahkan hasil.**(jsn)




















































