BAGANSIAPIAPI, SUARAPERSADA.com – Oknum Bidan dan Perawat Rumah Sakit Umum Dr Pratomo ( RSUD ), Rabu malam, (4/2) membentak Wakil Bupati Rokan Hilir Erianda.SE, saat orang nomor dua di Rohil ini menanyakan keberadaan dokter di Rumah Sakit Umum Dr Pratomo tersebut.
Demikian dikatakan Wakil Bupati Rokan Hilir Erianda SE ketika diwawancarai wartawan media ini, Kamis (5/2) di saat mebuka acara Musrembang Kecamatan Pakaitan, “Iya betul, (rabu malam red), ada oknum bidan dan perawat yang membentak saya, sewaktu saya inggin menayakan keberadaan Dokter yang berada di RSU Dr Pratomo Bagansiapiapai,” ujarnya.
Erianda menceritakan, pada rabu malam seorang masyarakat kecamatan Pakaitan sekitar pukul 21.20 wib malam mengadu kepada saya, mereka menayakan keberadaan doktor sepecialis yang menanggani melahirkan, karena, keluarga pasein telah satu jam menunggu dokter untuk menaggani paseien yang inggin melahirkan. ironisnya, paseien tersebut sudah hampir pecah air ketuban.
Saat itu tiba-tiba oknum Bidan dan Perawat jaga langsung berdiri sambil memukul meja dengan sebuh buku sambil mengucapkan. “Kan sudah aku bilang tadi Dokter belum ada di tempat” dengan nada tinggi dan menunjuk ke arah atas,” ucap Erianda menirukan kalimat perawat itu.
“Sontak suasana ini membuat Sopir dan ajudan Wabup geram dan marah-marah sambil memukul meja dan kursi,” imbuhnya.
Lanjut Erianda, saya sudah berbincang kepada Plt Sekdakab Rohil Drs.H Surya Arfan MS,i akan memangil oknom yang membentak saya supaya diberi teguran, kalau bisa diberhentikan saja oknum Bidan dan Perawat tersebut.Untuk pelayanan memang bagus, cuma selalu bergelombang, karena ada yang baru-baru yang masuk. bagi yang baru masuk untuk melayankan masyarakat yang utama bagi tenaga honorer, mereka memiliki kode etik di bidang kesehatan.
“Kalau bisa oknom Bidan dan Perawat yang membentak itu diberhentikan saja, itu memberikan efek jera kepada oknum-oknum Bidan dan Perawat yang berada di Rumah sakit Umum Dr Protomo Bagansiapiapi yang lainya,” cetusnya.
Ditempat terpisah, Direktur RSUD DR Pratomo Nina Elvita membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada insiden tadi petugas kita melakukan hal yang kurang sopan dan tak beretika kepada wakil Bupati Rokan Hilir Erianda SE,” ujarnya.
Nina berjanji akan melakukan pemanggilan dan mempertanyakan hal ini kepada petugas kesehatan yang melakukan hal itu.
“Kita akan panggil, tentunya akan diberikan teguran serta juga mendengarkan penjelasan mereka,” katanya. Sementara itu sekitar pukul 23.00 WIB terlihat sebuah ambulancae membawa pasien yang akan melahirkan ke Pekanbaru setelah dikeluarkan surat rujukan oleh pihak RSUD Dr Pratomo. (jarmain)























































