PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Seluruh sekolah akan melakukan seleksi atau pendataan kembali para siswa penerima bantuan dana BOS. Hal tersebut dilakukan, selain memberikan ruang kepada siswa miskin yang selama ini belum menerima bantuan dana BOS, juga menghindari terjadinya seorang siswa, double menerima bantuan. Demikian disampaikan Manager BOS kota Pekanbaru yang juga Kabid.Dikdas Disdik Pekanbaru, Darisman, M Pd, Kamis (9/2).
Dijelaskan Darisman, sekarang ini, ada beberapa jenis bantuan kepada siswa miskin. Antara lain : Bantuan dana BIS, BSM, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Dunia Usaha dan Bantuan Zakat dari Pemko Pekanbaru. Seluruh bantuan tersebut bertujuan sama. Yakni, membantu biaya pendidikan siswa miskin, agar dapat melanjutkan pendidikannya, terang Darisman.
Menurutnya, sekarang ini terdapat siswa miskin yang sudah menerima bantuan dari pihak lain tersebut diatas, juga menerima bantuan dana BOS. Sementara masih banyak siswa miskin yang sama sekali belum pernah menerima bantuan. Kedepan siswa yang sudah menerima bantuan dari pihak lain, tidak lagi menerima bantuan dari dana BOS, terangnya.
Ditegaskan Darisman, khusus kepada anak guru tidak dibenarkan menerima bantuan yang sifatnya bantuan bagi siswa miskin . Kecuali Beasiswa berprestasi. Karena beasiswa berprestasi siapa saja berhak menerimanya, asalkan berprestasi. Baik penerima bantuan siswa miskin maupun anak guru, tuturnya.
Lagi kata Darisman, pada prinsipnya, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk pemerataan, karena di setiap sekolah masih banyak anak miskin yang tidak menerima bantuan, ujarnya.
Dia juga meminta kerjasama dengan masyarakat, juga rekan-rekan media, jika menemukan siswa yang benar-benar layak menerima bantuan, supaya memberitahukan kepada pihak sekolah, bila perlu langsung ke manager BOS kota Pekanbaru, pungkasnya.**(jsn)




















































