DPRD Balikpapan Terkejut Melihat Jumlah PNS Wanita Lebih Banyak di Pemko Medan

0
313

MEDAN, SUARAPERSADA.com – Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Medan lebih banyak wanitanya dari pada kaum pria. Terbukti dari jumlah selurunya PNS Pemko Medan 18.505 orang, sebanyak 12.059 adalah kaum perempuan sedangkan 6.444 orang adalah laki-laki. Perbedaan jumlah perempuan yang melebihi setengah dari kaum pria ini sangat fantastis dan mengundang pertanyaan sejumlah anggota DPRD Kota Balikpapan (Kalimanatan Timur) yang berkunjung ke Kota Medan, Rabu (28/1).

Pimpinan rombongan DPRD Balikpapan drg Syukri Wahid mempertanyakan apakah tidak ada masalah di pengadilan agama dan berapa berkas permasalahan gugatan perceraian pegawai dalam berumah tangga yang masuk di pengadilan agama, dan berapa banyak konflik rumah tangga pegawai yang terjadi.

Sebab, lanjutnya di Pemko Balikpapan jumlah PNS perempuannya lebih sedikit, namun sering terjadi konflik di rumah tangganya yang disebabkan banyak  faktor, seperti kecemburuan, rumah tangga tak terurus dan lainnya, karena perempuan adalah seorang ibu rumah tangga yang tugasnya adalah mengurus rumah, mengasuh anak-anak dan lainnya.

“Di Pemko Balikpapan PNS perempaun sering terjadi konflik rumah tangga dengan suaminya bahkan sampai terjadi perceraain, hal ini mungkin tingkat kecemburuan kaum pria Balikpapan terhadap istrinya yang bekerja masih tinggi selain itu juga di Balikpapan jumlah pria lebih banyak dari perempuan,“ ujar Syukri.

Dia menjelaskan, kunjungan ini adalah dalam rangka pembentukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang masih berada di Bagian Aset, hal ini untuk menyikapi peraturan pemerintah (PP) nomor 44, selain itu juga minimnya struktur organisasi di Pamko Balaikpapan dimana masih ada sejumlah  dinas masih gabung menjadi satu dinas, dan pengembangan struktur organisasi ini adalah dalam rangka mempersiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami ingin belajar dari Pemko Medan tentang struktur organisasi yang sudah lengkap, karena kami sudah menyusun drafnya dan akan dibahas tetapi sebelum pembahasan kami belajar dulu,“ ujarnya.

Walikota Medan diwakili Asisten Admimistrasi Umum Ikhwan Habibi SH mengatakan, jumlah PNS Pemko Medan lebih banyak perempuan adalah merupakan guru, perawat di Rumah Sakit dan perawat di Puskesmas, walaupun ada perceraian, tetapi dikarenakan faktor lain namun sampai saat ini belum ada konflik rumah tangga dikerenakan istrinya pegawai.(edi)

Tinggalkan Balasan