Syair Perdamaian KPK-Polri

0
853

PEKANBARU, SUARAPERSADA.com-Aktivis demo dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri), Yopi Pranoto menciptakan sebuah lagu tentang ajakan perdamaian antara penegakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Selelah syair perdamaianan rampung, Yopi mengajak teman-temannya sesama aktivis kampus untuk berdemonstasi di Tugu Zapin, pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Gajahmada Pekanbaru, Minggu (25/1).

Memetik sebuah gitar di bawah langit mendung yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Yopi pun mulai melantunkan lagunya itu; KPK-Polri jangan beradu/Rakyat bertanya/Siapa yang benar/Hei,hei/Yoo… Ayoo…Kita bersatu/Yoo… Ayo… Kita maju!/Tuntaskan… masalah korupsi!/
Mari kita bangun negeri…./

Presiden Mahasiswa (Presma) Unri Zulfa Hendri yang ikut dalam aksi tersebut, menyebut lagu yang diciptakan Yopi itu sebagai bentuk kerisauan seluruh bangsa Indonesia. Dua lembaga penegak hukum bersiteru. “Ini tentu membuat para koruptor terbahak-bahak,'” tuturnya.

Oleh sebab itu, Zulfa meminta Presiden Joko Widodo sebagai kepala negara harus jadi wasit yang adil untuk dua institusi yang sedang bergesekan dan kini kian memanas. Ditegaskannya, KPK bukan kumpulan manusia setengah dewa, yang tidak berbuat cela, begittu juga dengan Polri.

“Jokowi mesti turunkan tangan dan berlaku adil, menjunjung prinsip ‘equality before the law’ atau di muka hukum hak dan status semua warga negara sama,” tukasnya.

Aksi “sederhana” itu mendapat perhatian warga yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman-Gajahmada, tepatnya di bundaran Tugu Zapin, depan kantor gubernur Riau.***

Tinggalkan Balasan