ROHUL, SUARAPERSADA.com – Suasana tampak berbeda di Pasirpengaraian jantung ibukota kab. Rokan Hulu (Rohul). Rabu siang(2/5/18) terpantau sekitar 3000an buruh tumpah Ruah di Bundaran Ratik Togak depan Komplek Kantor Bupati Rohul.
Buruh dari F.SPTI – K.SPSI (Federasi serikat Pekerja transportasi Indonesia – Konfederasi serikat pekerja seluruh Indonesia ) tersebut menuntut Revisi Perbup No.13/2009 Â tentang. Upah Bongkar muat susun Tandan buah segar(TBS) karena dinilai tidak relevan dengan kebutuhan ekonomi saat ini. Dimana upah Rp.15/kg sudah saatnya dinaikkan menjadi Rp.25/kg.
Peringatan Mayday atau Hari Buruh Se Dunia di Kab.Rohul dihadiri Bupati Rohul,H.Sukiman dan unsur Forkopimda Rohul, Ketua DPD F.SPTI – K.SPSI Riau Saut Sihaloho, SH, Ketua DPC F.SPTI Rohul,M.Sahril Topan,ST beserta Seluruh jajaran Pengurus DPC, Ketua PUK (Pimpinan Unit Kerja) Se- Kab. Rohul (16 Kecamatan) dan Seluruh anggota F.SPTI Rohul.
Aksi damai tersebut mendapat Pengawalan dari Pihak TNI dan Polri setempat. Ratusan petugas Keamanan dari TNI / Polri tampak Siap siaga menjaga kondusifitas aksi Buruh tersebut.
Dalam orasinya Kordinator aksi, Bung Normal Harahap yang didampingi Wakil ketua Bung Dolly Pasaribu, Sekretaris Bung Ansori dan Wakil sekretaris Bung Hendron Sihombing (Gondrong) mengatakan, “apresiasi mendalam kita sampaikan kepada seluruh anggota F.SPTI yang hadir hari ini, 3500 an Peserta dari 30 PUK yang tersebar di 16 kecamatan hadir sebagai wujud kontribusi perjuangan demi tujuan bersama yaitu kesejahteraan keluarga besar Buruh. Hidup Buruh, Maju trus…..maju trus…maju trus!” teriak Normal lantang dari atas panggung disambut yel-yel anggotanya.
Kemudian Ketua DPC F.SPTI – K.SPSI Rohul, M.Sahril Topan,ST yang juga anggota DPRD Rohul membacakan Deklarasi singkat dihadapan unsur Forkopimda. “Buruh adalah asset Negara, jika Buruh Sejahtera maka Negara akan Jaya. Ia juga menyinggung masalah TKA (tenaga kerja asing) atau  Perpres No.20/2018 yang intinya Ia menolak TKA buruh kasar yang mengganti posisi Buruh Lokal,”  diakhiri dengan Yel-yel F.SPTI.
Sementara itu, dalam sambutannya Ketua DPD F.SPTI Riau, Saut Sihaloho,SH mengatakan, “tantangan dan rintangan kaum Buruh kedepan kian berat, maka kita semua harus Kompak dan bersatu Padu, terimakasih buat semua saudara/i ku tanpa kecuali, jaga trus kebersamaan, lanjutkan perjuangan, hidup Buruh…hidup SPTI,” ditutupnya dengan yel..yel SPTI (Maju trus…. Pantang Mundur).
Ditempat yang sama, Bupati Rohul, H.Sukiman dalam sambutannya mengatakan bahwa dia (Bupati) akan mendengar aspirasi Buruh di Rohul dalam bentuk Perbup (peraturan Bupati ). “Saya telah menanda-tangani Perbup No.35 tahun 2018 tentang Standarisasi Upah Bongkar muat susun). Perbup tersebut Revisi dari Perbup No.13/2009. Saya perintahkan kepada Pihak terkait agar segera men- sosialisasikan Perbup No.35/2018 . Trimakasih dan apresiasi saya kepada saudara sekalian, mari bersama kita sukseskan semua program Pemda,” tandas Sukiman mengakhiri dan juga meneriakkan yel-yel..buruh F.SPTI yang langsung disambut riuh audiens.
Uniknya sebelum meninggalkan acara tersebut Sukiman berdendang Ria bersama Buruh dan menandatangani Spanduk Putih sepanjang 55 meter yang diikuti oleh Forkopimda, serta seluruh jajaran DPC, PUK dan anggota F.SPTI – K.SPSI. Terpantau acara berlangsung aman, tertib dan lancer.**(H.Sihombing)



















































Incredible! This blog looks just like my old one! It’s on a entirely different topic but it has pretty much the same page layout and design.
Outstanding choice of colors!