Dirjen Hubla Diminta Evaluasi Kinerja Pejabat KSOP Dumai

0
96

DUMAI, SUARAPERSADA.com – Kinerja sejumlah pejabat Perhubungan Laut di lingkungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai patut dipertanyakan.

Hal tersebut dinilai karena tidak maksimal melaksanakan tugas pokok untuk mengawasi dan menegakkan hukum serta mengatur, mengendalikan, dan mengawasi kegiatan kepelabuhanan.

Tidak kalah penting bahwa pejabat KSOP harus melakukan pengawasan bongkar muat barang termasuk barang berbahaya namun hal ini terkesan tidak maksimal dilaksanakan.

Sebagaimana terjadi di wilayah pelabuhan Pelindo Dumai beberapa bulan terakhir ini, sejumlah warga masyarakat Kota Dumai khususnya wilayah sekitar operasional Pelindo telah menghirup udara kotor yang terbawa angin dampak dari aktivitas bongkar muat barang curah kering di dermaga C Pelindo Dumai.

Selain barang curah cair, barang curah kering yang kerab dibongkar muat di dermaga C Pelindo Dumai diantaranya pupuk impor jenis debu maupun debu bungkil turunan kelapa sawit.

Udara kotor terbawa angin dampak dari kegiatan bongkar muat barang curah kering di dermaga C Pelindo Dumai terus-menerus terulang membuat udara kotor Kota Dumai khususnya di lingkungan operasional Pelindo.

Hal tersebut membuktikan tidak maksimalnya kinerja para pejabat terkait mengawasi pelaksanaan SOP di dermaga Pelindo saat bongkar muat barang curah kering agar tidak menimbulkan pencemaran udara dan apabila hembusan angin kuat akibat perubahan cuaca kegiatan bongkar muat agar operasional diberhentikan namun hal ini tidak dilaksanakan pejabat terkait akibat pengawasan yang longgar.

Terhadap aktivitas bongkar muat barang curah kering dan kegiatan bongkar muat BBM di dermaga C Pelindo Dumai juga diduga mengalami kekosongan pengawasan dari para pejabat terkait di lingkungan KSOP Dumai maupun di lingkungan Pelindo Dumai.

Alasan ini menguat dengan terus terulangnya pencemaran udara dialami warga masyarakat Kota Dumai dan tidak dilaksanakannya SOP di dermaga C Pelindo Dumai baik saat bunkering BBM guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Terhadap terjadinya pencemaran udara dampak dari kegiatan bongkar muat barang curah kering dan tidak dilaksanakan SOP saat bongkar muat BBM di dermaga C Pelindo Dumai, Kepala Kantor KSOP Dumai tidak bersedia menanggapi konfirmasi media ini.

Oleh karenanya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla), Muhammad Masyhud ST MT, diminta untuk turun ke Dumai guna mengevaluasi kinerja pejabat di lingkungan perhubungan laut khususnya kinerja Kepala Kantor KSOP Dumai.

Penulis : Tambunan

Tinggalkan Balasan