PEKANBARU, SUARAPERSADA.com – Kebijakan Gubernur Riau, Syamsuar memberikan kabar baik bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor yang menunggak pajaknya. Gubernur Riau mengumumkan Surat keputusannya, Senin (7/10) lalu tenrang pemberlakuan penghapusan denda pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Kebljakan yang tertuang pada Peraturan Gubernur Riau dimaksudkan guna meringankan beban masyarakat dalam membayarkan kewajiban pajaknya yang tertunda dengan tujuan mengoptimalkan penerimaan perpajakan daerah khususnya PKB dan BBNKB II Dan resmi berlaku mulai tanggal 15 Oktober 2019 mendatang.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau Indra Putrayana menjelaskan, bahwa penghapusan denda pajak Yang diberikan kepada wajib pajak kendaraan bermotor dimulai 15 Oktober 2019 hingga 14 Desember 2019, terangnya.

Dia menambahkan, baik roda dua, roda tiga, roda empat dan seterusnya. Termasuk kendaraan milik pemerintah, angkutan umum dan alat berat/alat besar. Adapun denda yang akan dihapuskan adalah akibat keterlambatan pembayaran PKB dan BBNKB II. Artinya, wajib pajak cukup melunasi pokok pajak saja. Sedangkan denda yang timbul hingga berakhirnya program ini dihapuskan, jelasnya.

Bagi wajib pajak yang membayar dipersilahkan menghubungi unit-unit pelayanan SAMSAT terdekat, termasuk Samsat Keliling dan Gerai SAMSAT di Mall Pelayanan Publik Pekanbaru, pungkasnya.**(jsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here